LADOFADOREDO

Minggu, 18 September 2022

Hen Parcha Rilis Serentak 3 Videoklip Lagu Kau Masih Milikku

September 18, 2022 0
Hen Parcha Rilis Serentak 3 Videoklip Lagu Kau Masih Milikku

 


Ladofadoredo.com - Sebuah lagu diluncurkan secara serentak dalam tiga versi videoklip jadi sejarah baru bagi perkembangan industri musik di Tanah Air. Lagu tersebut berjudul Kau Masih Milikku yang ditulis dan dinyanyikan oleh Hen Parcha, dirilis pada Jumat, 3 Juni 2022 pukul 10.00 WIB pada tiga YouTube channel, yaitu ; Hen Parcha, Aakdoel, dan Aci Cahaya.

Hen Parcha saat diwawancarai pada Jumat (3/6/2022) di Padang mengatakan, idenya untuk merilis lagu Kau Masih Milikku dalam 3 versi videoklip dari tim kreatif yang mendukungnya dalam berkarya. Mereka ingin coba lakukan hal-hal terbaru demi kemajuan musik di Tanah Air.

“Saya selalu mengajak kepada para pelaku seni untuk memberikan sesuatu yang baru bagi industri musik di Tanah Air, serta mengharapkan peran dari masyarakat untuk mencintai karya anak negeri. Kita selaku anak negeri juga punya karya-karya lagu yang bagus kok, dan perlu dibanggakan. Nyatanya seperti karya-karya lagu dari The Mercys, Panbers, D’Lloyd, Koes Plus, dan banyak lagi. Bahkan Penyanyi solo pun makin berkembang saat ini, dan dikenal tak hanya di Benua Asia, tapi juga dunia,” kata Hen Parcha.

Seperti dijelaskan oleh Hen Parcha, ketiga versi videoklip lagu Kau Masih Milikku syutingnya berlokasi di Pantai Parapuk Tabing – Padang. Ketiga-tiga versi videoklip lagu Kau Masih Milikku mengekspos keasrian dan keindahan alam pantai tersebut pada suasana sore hari, terutama saat sunset terjadi.

“Untuk penggarapan videoklip lagu Kau Masih Milikku ini saya berdiskusi dengan tim kreatif, mereka menyarankan untuk mengambil video di pantai waktu senja menjelang, saat-saat mentari beranjak tenggelam,” kata Hen Parcha.

Menurut Hen Parcha, Pantai Parupuk Tabing tidak kalah indah dengan pantai-pantai lainnya di nusantara. Pantai tersebut sangat sesuai untuk dijadikan lokasi syuting videoklip lagu terbarunya tersebut.

Namun melihat keberadaannya saat ini, Hen Parcha menilai Pantai Parupuk Tabing perlu cara khusus dalam pengelolaannya. Ia menyarankan kepada Pemerintah Kota Padang, khususnya Dinas Parwisata, Dinas Lingkungan hidup, dan dinas-dinas terkait, serta masyarakat setempat agar bisa saling bersinergi dalam pelestariannya, demi kemajuan pariwisata di pantai tersebut. Pantai Parupuk Tabing punya potensi besar untuk jadi ikon baru bagi kemajuan pariwisata di Kota Padang, sehingga nantinya dapat menunjang kemakmuran bagi masyarakat setempat.

Adapun lagu Kau Masih Milikku menandai kematangan Hen Parcha dalam melahirkan karya lagu. Lagu yang ia tulis tersebut musiknya diproduksi di studio ST22 – Padang, diaransemen oleh R doel, salah seorang Musisi sukses di Sumatera Barat. R doel juga seorang penulis lagu, lagu Warkah Cinta yang ia tulis popular dilantunkan oleh Rika Amir.

“Lagu Kau Masih Milikku lebih cenderung saya memilih genre pop slow beat melankolis sebagai konsep musiknya. Saya menganggap melalui genre seperti ini masyarakat secara umum lebih mudah memahami makna sebuah syair,” kata Hen Parcha.

Hen Parcha juga menjelaskan bahwa lagu Kau Milikku bercerita tentang cinta yang sudah lama terjalin, namun akhirnya berpisah lantaran tiada restu dari orang tua. Lagu tersebut ditulis Hen Parcha terinspirasi dari kisah cinta sepasang kekasih yang putus karena kehendak orang tua. Hubungan mereka tak direstui, dan malah dijodohkan dengan pilihan orang tuanya tersebut.

“Cinta adalah sebuah takdir. Anggaplah cinta itu sebuah drama, dan sebuah anugerah terindah ketika kita bisa memilikinya,” kata Hen Parcha.

Aldi Viorell Rilis Lagu Slow Rock Terbaru 2022 “Lamunan Rindu”

September 18, 2022 0
Aldi Viorell Rilis Lagu Slow Rock Terbaru 2022 “Lamunan Rindu”

 


Ladofadoredo.com – Saat ini genre musik slow rock lagi trend di industri musik Tanah Air. Kehadiran karya-karya lagu terbaru Aldi Viorell sangat dinanti-nanti oleh para penggemarnya.

Sebagai sajian terbaru, Aldi Viorell merilis lagu berjudul Lamunan Rindu. Video klip lagu tersebut tayang perdana pada Minggu, 28 Agustus 2022 pukul 08.00 WIB di YouTube Channel Viorell Official.


Saat diwawancarai pada Minggu (28/8/2022), Aldi Viorell mengatakan lagu Lamunan Rindu merupakan lagu slow rock ke dua belas yang telah ia rilis. Lagu tersebut proses mixing dan mastering-nya dikerjakan oleh Vivaldi Mariyanto di studio musik Soni Audeo Record.


“Lagu Lamunan Rindu tentang seseorang yang rindu sama kekasihnya. Rindu itu datang ketika jarak dan waktu memisahkan mereka,” kata Aldi Viorell.


Menurut Aldi Viorell, pada lagu Lamunan Rindu ia makin merasakan kematangannya dalam berkarya di dunia musik. Tak hanya dalam berolah vokal, namun juga dalam pemilihan lagu yang akan ia nyanyikan.


“Semoga lagu Lamunan Rindu dapat mengobati kerinduan pada orang yang kita sayangi ketika berjauhan dengannya,” kata Aldi Viorell.

Ahmad Hamdani Rilis Lagu Buah Waktu, Sebuah Renungan Kehidupan

September 18, 2022 0
 Ahmad Hamdani Rilis Lagu Buah Waktu, Sebuah Renungan Kehidupan

Ladofadoredo.com - Hidup adalah misteri, sejalan dengan waktu yang tak seorangpun tahu apa yang akan terjadi di masa mendatang. Tapi waktu memiliki banyak makna jika kita memikirkannya. Ahmad Hamdani mencoba untuk mengungkap misteri kehidupan berkaitan dengan waktu melalui lagu ke empatnya yang berjudul Buah Waktu yang dirilis pada Rabu, 19 Januari 2022 di platform musik digital.


Ahmad Hamdani saat diwawancarai melalui akun Whatsapp-nya pada Rabu (19/1) mengatakan, buah waktu yang dijadikan judul lagu terbarunya tersebut menamsilkan waktu adalah pohon. Situasi kita saat ini, baik manis atau pahit adalah buah dari apa yang kita tanam di masa lalu.

"Filosofi dari buah waktu jelas mengacu pada salah satu pesan dalam ilmu mahfudzhot, ketika saya nyantri dulu, yaitu 'man yazro, yahsud', barang siapa yang menanam, maka dia akan menuai," kata Ahmad Hamdani.

Seperti dijelaskan Ahmad Hamdani, lagu Buah Waktu bercerita tentang hikmah perjalanan waktu bagi setiap manusia. Ia tulis terinspirasi dari realita sosial masyarakat. Ia mengamati banyak hal di lingkungannya, misalnya anak muda yang sukses menjadi pengusaha produk makanan berbasis online, pelajar SMA yang lulus dan berhasil diterima perguruan tinggi mancanegara, atau tukang becak yang kemudian mampu membuat pabrik becak dan mempekerjakan banyak orang, serta fenomena lainnya.

Dari kenyataan tersebut, Ahmad Hamdani mengatakan kita bisa memetik banyak nilai dalam hidup yang di antaranya kerja keras, sabar, selalu fokus, doa, pantang menyerah, dan lainnya. Tapi jika ia renungkan lagi, ia melihat bahwa Tuhan memberikan pohon atau kesempatan kepada setiap manusia. Mau atau tidak mau, pohon itu akan tumbuh meski kita tidak setuju.

Bersama tumbuhnya pohon itu, manusia menanam aneka macam bibit kesukaannya. Ada bibit ketangguhan, bibit kerja keras, bibit doa, bibit kemalasan, bibit kebergantungan pada manusia lain, bibit kebencian, dan bibit lainnya. Nanti pada saat yang tepat pohon yang ia maksud sebagai waktu itu akan berbuah sesuai bibitnya. Contoh-contoh keberhasilan yang ia sebutkan tersebut itu adalah jajaran mereka yang memetik buah waktu yang manis rasanya.


"Melalui lagu Buah Waktu, saya ingin mengajak setiap pendengar untuk sama-sama menggunakan waktu kita hari ini agar berbuah manis nantinya. Dengan kata lain, jangan ada detik yang terbuang sia-sia," kata Ahmad Hamdani, Penyanyi kelahiran Jakarta, beberapa tahun pada masa kecil ia lalui di Tasik Malaya, dan saat ini ia menetap di Bogor.

Ahmad Hamdani juga mengatakan, ia memproduksi lagu Buah Waktu di studio yang berbeda dengan lagu-lagu yang ia rilis sebelumnya. Lagu tersebut dikerjakan di Silo Studio, berlokasi di Leuwiliang, Bogor. Ahmad Hamdani langsung yang mengisi track gitar pada lagu tersebut, sebagai backing vokal serta mixing dan mastering lagu tersebut ia melibatkan Danu Silo.

Lagu Buah Waktu berkonsep akustikan, Ahmad Hamdani hanya ingin memberi nuansa baru, karena pada single sebelumnya selalu ada distorsi. Kekuatan lagu Buah Waktu tersebut ada pada makna lagu, bit drum yang mendayu dan lead gitar di menit terakhir.

"Saya menulis lagu berangkat dari puisi karena ingin meneruskan karya. Menurut saya, terlahirnya sebuah lagu adalah bukti hidupnya puisi dan kepekaan kita sebagai seniman. Semua karya-karya lagu yang saya tulis berisi hikmah. Pada single ke empat ini ada kedalaman kontemplasi terhadap situasi masyarakat sekitar kita. Memang sebenarnya di single ke tiga saya juga merangkum keadaan sekitar, hanya itu kan terkait interaksi. Nah, kalau ini mengenai waktu," kata Ahmad Hamdani. 

Aldi Viorell Feat Nita Viorell Rilis Lagu " Cinto Gilo", InI Keseruannya

September 18, 2022 0
Aldi Viorell Feat Nita Viorell Rilis Lagu " Cinto Gilo", InI Keseruannya

 


Ladofadoredo.com - Aldi Viorell feat Nita Viorell Rilis Lagu "Cinto Gilo", Angkat Karya Pengamen Jalanan. Aldi Viorell, Penyanyi asal Kota Padang merilis lagu berjudul Cinto Gilo. Lagu terbarunya tersebut merupakan karya dari Sandri Donie yang akrab disapa Donie Sakire, seorang musisi jalanan yang sehari-harinya mengamen dari satu rumah makan ke rumah makan lainnya. Lagu Cinto Gilo dinyanyikan Aldi Viorell berduet dengan Nita Viorell.

Lagu tersebut dirilis melalui label musik Ladofadoredo pada Minggu, 20 Maret 2022 di channel YouTube Viorell Official.

Aldi Viorell awalnya tidak ada rencana untuk menyanyikan lagu Cinto Gilo, soalnya ia mendapatkan lagu tersebut secara dadakan, saat ia lagi makan malam di sebuah rumah makan di Padang.

Di sana ia bertemu dengan Donie Sakire yang lagi mengamen, seperti dikatakan Aldi Viorell saat diwawancarai pada Minggu (20/3/2022).

Lebih lanjut Aldi Viorell mengatakan, “Di rumah makan itu kami bercerita-cerita tentang musik. Lalu Donie Sakire menawarkan salah satu karya lagunya untuk Aldi nyanyikan. Lagu itu ia nyanyikan pake gitar akustiknya di depan Aldi.

Ternyata lagunya enak didengar, iramanya ada unsur klasik Minang dan liriknya unik. Aldi tertarik dan langsung mengambil lagu itu dengan membuat kesepakatan dengannya.” Seperti dijelaskan Aldi Viorell, lagu Cinto Gilo mengisahkan seorang cowok merayu ceweknya.

Uniknya, cowok tersebut meyakinkan ceweknya dengan pantun berdiksikan nama-nama daerah di Sumatera Barat (Sumbar) dan Bengkulu, serta nama-nama kuliner khas Minangkabau, sehingga membuat lagu Cinto Gilo itu jadi berbeda dari lagu-lagu lainnya.

Adapun beberapa nama daerah pada lirik lagu Cinto Gilo tersebut, yaitu ; Bangko, Muko-Muko, Tapan, Indropuro, Balai Salasa, Pasa Kambang, Kelok Sambilan, Padang Panjang, Bukittinggi, Jam Gadang, Gunung Marapi, Danau Singkarak, Padang, Lembah Anai, dan Pariaman.

Untuk nama-nama kulinernya, yaitu ; Lapek, Paragede Jaguang, dan Sala Lauak. “Sebenarnya genre musik lagu Cinto Gilo bukan genrenya Aldi. Tapi karena iramanya asik dan liriknya unik, makanya Aldi mau menyanyikannya. Apalagi lagunya ada pesan positif untuk masyarakat Sumbar khususnya dan masyarakat Indonesia umumnya, agar ingat dan tahu sebagian nama daerah dan kuliner yang ada di Sumbar,” kata Aldi Viorell yang baru saja merilis VCD album lagu perdana bertajuk 10 Best of The Best Slowrock Vol. 1 Aldi Viorell.

Aldi Viorell mengawali karir musik profesionalnya di belantika musik Tanah Air sejak tahun 2020. Penyanyi yang sangat produktif dalam melahirkan karya tersebut telah merilis 24 lagu, lagu Cinto Gilo merupakan lagu duet ke delapannya bersama Nita Viorell, Lady Rocker Kota Padang yang popular lewat lagu Cindua Takacau Garobak Hilang.

Selain lagu Minang, Aldi Viorell juga merilis lagu bergenre slowrock, dan pop nasional. Pada kesempatan yang sama, Donie Sakire, penulis lagu Cinto Gilo mengatakan ide menulis lagu Cinto Gilo ia dapatkan dari salah satu video viral di Instagram, pada video tersebut ada seorang wanita pakai baju baralek yang sedang berpantun, kemudian pantun tersebut ia kembangkan menjadi lirik lagu Cinto Gilo. “Saya berharap lagu Cinto Gilo bisa menarik kunjungan wisata domestik, dan mancanegara untuk datang ke daerah-daerah yang saya sebutkan di lagu itu, dan menikmati kuliner tradisinya,” kata Donie Sakire.